Sertifikasi diHAPUS, Penggantinya RESONANCI FINANCIAL

PGRI.info: Secara resmi Presiden Joko Widodo mengangkat Prof. Muhadjir Effendy sebagai pengganti Anies Baswedan menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Salah satu visi Prof. Muhajir adalah meniadakan program Sertifikasi bagi guru baik itu yang berstatus PNS maupun bukan PNS dikarenakan dianggap membuang-buang uang negara saja, kalau berita dipotong sampai sini saja, tentu akan sangat meresahkan masyaratkat, terutama para guru di Indonesia, karena akan menerima berita bahwa sertifikasi akan dihapus oleh menteri yang baru.

Tapiii.... bukan itu maksud tulisan ini dibuat, beberapa gebrakan yang cukup membuat gempar dunia pendidikan dan pegawai diluar pendidikan adalah munculnya kata Resonanci Financial.

Apa itu Resonanci Financial ?
Siapapun yang berstatus guru akan langsung diberikan tunjangan cukup dengan melampirkan tanda bukti atau surat keterangan bahwasanya ia benar-benar seorang guru, maka tanpa melewati proses pelatihan ini dan itu seperti PLPG, PPG, guru tersebut akan dapat langsung menikmati tunjangan profesi secara otomatis dan berkala.

Berikut merupakan Pesan Pertama Prof Muhajir Effendy sebagai Mendikbud:
Guru adalah kunci kesuksesan pendidikan generasi penerus. Karena itu guru harus benar-benar cakap, kompeten dan profesional dalam melaksanakan tugas mendidiknya.

Untuk itu seharusnya "guru datang dari kelompok warga bangsa yang cerdas, punya idealisme, berpandangan luas, dan dedikasi yang tinggi".

Pemerintah berkewajiban mengembangkan iklim kerja pendidik yang benar-benar kondusif dan inspiratif agar guru berkembang dan maju. Selama ini guru "diperlakukan" sama saja dengan pegawai yang lain seperti pegawai administrasi pada umumnya. Lebih buruk lagi iklim kerja yang hanya mendisiplinkan guru dengan menakut-nakuti dengan sanksi-sanksi seperti pencabutan tunjangan pendidik, hambatan kenaikan pangkat dsb., tentu hal ini sangat tidak mendidik dan tidak mendorong guru untuk maju. Iklim kerja seperti itu harus ditinggalkan karena hanya cocok untuk kuli tanam tebu jaman  kulturstelsel dan tidak mengundang putra-putra terbaik bangsa untuk menjadi guru.

Demikian, semoga rencana Menteri pendidikan dan kebudayaan yang baru ini bisa terwujud dengan lancar, dan aman terkendali.

#Salam Bahagia.
Comments
0 Comments

0 komentar